
🚨SITREP #7
BENCANA HIDROMETEOROLOGI SUMBAR🚨
Tanggal: 28 November 2025 (23.40 WIB)
📌SITUASI TERKINI
• Terjadi kerusakan total pada pada sejumlah jembatan dan jalan penghubung daerah di beberapa wilayah di Sumatera Barat.
• Bangunan rumah dan fasilitas pendidikan ikut terbawa arus galodo pada wilayah di Kabupaten Solok, Kota Padang, Kabupaten Agam, dan wilayah lainnya.
• Kerugian mencapai Rp 6.5 Miliar.
📈 DATA DAMPAK SEMENTARA:
• Terdampak: 69.239 orang Mengungsi
• Meninggal Dunia: 75 orang
• Hilang: 81 orang
• Rumah Terdampak: +/- 9.038 unit
• Lahan Pertanian Terdampak: >600 Ha
• Jembatan: 10 unit rusak
• PDAM : 8 unit rusak
⚠️ KEBUTUHAN MENDESAK:
1. Logistik: Pangan siap saji, air bersih, Sembako.
2. Kesehatan & Tempat Tinggal: Selimut, Hygiene Kit, Family Kit, matras, terpal.
3. Infrastruktur & Evakuasi: Perbaikan darurat akses jalan/jembatan dan evakuasi lanjutan di wilayah rawan longsor.
4. Dukungan Lain: Dukungan psikososial dan penilaian kerusakan lanjutan (rapid assessment).
🤝 UPAYA PEMERINTAH:
• Pemerintah Pusat sudah memberikan bantuan untuk warga terdampak di Sumatera Barat
• BPBD wilayah setempat melakukan pengkajian cepat situasi dan kebutuhan penanganan darurat bencana
• Pemerintah Daerah Sumatera Barat meninjau langsung wilayah yang terdampak longsor di Jalan Silaiang, Kota Padang dan terdampak banjir di Batu Busuk, Kota Padang.
• Tim darurat, termasuk BPBD, kepolisian dan tenaga SApenataan ulang akses jalan vital.
• Pemerintah wilayah terdampak melakukan evakuasi warga yang terdampak wilayah lumpuh total, seperti Malalo, Kabupaten Solok.
✨UPAYA JEMARI Sakato
• Menyiapkan laporan situasi berkala.
• Koordinasi dengan stakeholder setempat dalam mendapatkan informasi dan data terbaru.
Kontak Informasi (JEMARI Sakato):
• Email: jemarisakatosumbar@gmail.com
• Instagram: @jemari.sakato
Tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan!