JEMARISakato

collapse

Rayakan Hari Jadi ke-19, JEMARI Sakato Adakan Talkshow Bertajuk "Bersinergi dalam Perencanaan dan Penganggaran Daerah"

2023-07-20  JEMARI Sakato

Jajaran pendiri, aktivis serta mitra JEMARI Sakato merayakan hari jadi ke 19 yang bertajuk “Bersinergi dalam Perencanaan dan Penganggaran Daerah yang Berkeadilan” pada Rabu 19 Juli 2023, di Aula Laboratorium Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang.

Perayaan ini sebagai bentuk perwujudan dari rasa syukur JEMARI Sakato karena telah mampu hadir dan berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan kemasyarakatan dan kegiatan pembangunan daerah sejak 14 Juli 2004 hingga sekarang. Perayaan hari jadi ini juga dijadikan sebagai momentum dalam Launching kelas “Literasi dan Advokasi Perencanaan & Penganggaran yang Berkeadilan” yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pada kesempatan tersebut, Direktur JEMARI Sakato, yakni Anggun Mustika Yanti menyampaikan bahwa perayaan ulangtahun ini, sekaligus akan menjadi momen untuk bersilaturahmi dengan seluruh mitra yang sudah terlibat dalam kegiatan JEMARI Sakato selama ini. “Dalam membuat sebuah perubahan, JEMARI Sakato tidak bisa melakukannya sendiri, maka dari itu kita menjalin kolaborasi dengan Bapak/ibu agar mampu mewujudkan mimpi kita bersama yaitu menciptakan masyarakat yang lebih baik, dan hari ini merupakan bentuk dari upaya memperkuat komitmen yang telah kita bangun sebelumnya”, Ucap Anggun.

kolaborasi bersama multi pihak mulai dari NGO, Perguruan Tinggi, Pemerintah, masyarakat dan aktor lainnya dalam menumbuhkan elektabilitas sosial yang lebih baik dan berkeadilan, juga menjadi latar belakang JEMARI Sakato untuk menciptakan wadah diskusi bersama aktor-aktor strategis dalam membahas pentingnya memahami proses perencanaan dan penganggaran daerah saat ini.

Perencanaan dan penganggaran daerah sering dianggap tabu untuk dapat dipahami oleh masyarakat diluar dari pemerintahan. Padahal secara prinsipnya, perencanaan yang akan dirumuskan, merupakan bentuk dari proses pemenuhan kebutuhan masyarakat itu sendiri.

“Maka saya mendukung, apa yang dilakukan oleh JEMARI Sakato saat ini, untuk membuat orang sadar tentang arti anggaran, membuat orang sadar apakah rencana yang dibuat oleh pemerintah saat ini sudah dapat memenuhi akuntabilitas publik atau belum  ” Ucap Dr. Eka Vidya Putra, M.Si selaku salah satu pembicara pada kegiatan tersebut.

Hadir nya lembaga JEMARI Sakato sebagai lembaga yang bergerak pada perbaikan tata kelola pemerintahan yang baik, diharapkan mampu menjadi aktor pendukung dan pengawas kerja-kerja pemerintahan di daerah. Kelas “Literasi dan Advokasi Perencanaan dan Penganggaran Daerah yang Berkeadilan” merupakan salah satu solusi yang ditawarkan dalam menjawab kegelisahan dari seluruh stakeholder saat ini, tak terkecuali pemerintah sendiri.

“Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Mahasiswa Administrasi Publik UNAND, bahwa dari 59 pegawai pemerintah kota padang, ada 38% ternyata tidak tahu tupoksi nya pasca penghilangan jabatan structural menjadi fungsional. Sehingga langkah JEMARI Sakato sangat tepat untuk menggaungkan penting nya memahami perencanaan dan penganggaran daerah ini, bukan hanya untuk masyarakat namun juga bisa untuk pegawai pemerintahan,” ucap Ichsan Kabullah sebagai salah satu pembicara pada kegiatan tersebut.

Berbagai tantangan dan hambatan yang dirasakan JEMARI Sakato selama ini tidak menyulutkan semangat dalam mengawal, mengadvokasi dan memastikan peran serta pengendalian perencanaan penganggaran agar dapat di suvervisi dan lebih inklusif.

“Oleh karena itu, JEMARI Sakato tetap konsisten melakukan upaya-upaya kecil di daerah dan kemudian kita mendorong lebih banyak lagi masyarakat untuk bisa memahami proses perencanaan dan penganggaran ini. Sehingga saat berbicara tentang anggaran negara, itu tidak lagi anggap tabu,” ucap Nuwirman selaku aktivis JEMARI Sakato dan sekaligus pembicara pada kegiatan tersebut.

Menginjak usia yang baru, JEMARI Sakato hadir dengan gebrakan-gebrakan inovatif yang berbasis kolaborasi multi pihak. Hal ini juga dibuktikan dari hadirnya Afrizal, SH, MH selaku Anggota Komisi V DPRD Sumatera Barat, yang ikut serta menjad pembicara dalam kegiatan tersebut. Afrizal juga mengungkapkan bahwa, mereka terbuka dengan upaya-upaya kolaboratif seperti yang digagas oleh JEMARI Sakato pada saat ini. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini perlu dilakukan perubahan dan pembenahan pada lembaga perumus rancangan pembangunan di sebuah daerah.

 

(Report by: Khairunnisa)


Share: