JEMARISakato

collapse

Profil JEMARI Sakato

Nama Organisasi  JEMARI Sakato
AlamatKomplek Permata Biru Blok C1 No.1 RT 01 RW 05 Kelurahan Batang Kabuang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.
Telp/Fax(0751) 9082922
Web Sitehttp://jemarisakato.org
Emailjemarisakatosumbar@gmail.com
Status Badan Hukum   a.   Akta Notaris No.9/2005 melalui Notaris Muhammad Ishaq, SH pada tanggal 20 April 2005
b.Akta Notaris Perubahan dengan Notaris Rismadona, SH (Hasill 2 kali pelaksanaan Musyawarah Besar Aktifis /MUBA tahun 2014 dan 2018)
c.Terdaftar  pada  Kemenkumhan  RI  dengan  nomor  AHU-0015249. AH. 01. 07 Tahun 2015

d.

 

e.

Terdaftar  pada  Kemenkumhan  RI  dengan  nomor  AHU-0000911. AH. 01. 08 Tahun 2018

 

Terdaftar pada Kemenkumham RI dengan nomor AHU-0001324.AH.01.08 Tahun 2021

Dewan SakatoFikon (Ketua)
Syafri Noer (Anggota)
Khairul Fahmi (Anggota)
Rury Febrina (Anggota)
Suci Emilia Putri (Anggota)
Pengurus HarianAnggun Mustika Yanti (Direktur)
Mona Jayanti (Finance Manager)
 

 

I. Pengantar 

JEMARI Sakato didirikan oleh beberapa pemerhati partisipasi, pengembang dan pegiat partisipasi baik perorangan, lembaga maupun jaringan kerja pada tanggal 14 Juli 2004 di Sumatera Barat. Sejarah pendirian lembaga ditandai denngan deklarasi pendirian oleh para pegiat partisipasi tersebut di Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota Propinsi Sumbar Deklarasi ini menandai dimulainya gerakan pengembangan partisipasi oleh JEMARI sakato dengan harapan dapat berkontribusi bagipembangunan masyarakat yang lebih baik – For better Society.

JEMARI Sakato mengembangkan empat kompetensi untuk menjalankan berbagai kegiatan dan kerjasama kemitraan dengan berbagai pihak. Keempat kompetensi itu meliputi;

  1. Riset Aksi dan Fasilitasi Menuju Tata Pemerintahah yang Lebih baik (termasuk advokasi perencanaan dan penganggaran daerah yang terintegrasi)

  2. Advokasi kebijakan dan anggaran yang berkeadilan,

  3. Monitoring dan evaluasi program /kebijakan bagi Perbaikan Pelayanan Publik

  4. Pengembangan Metodologi Fasilitasi yang Efektif, Interaktif dan Partisipatif

JEMARI Sakato berdiri untuk membuka, mengisi, dan mengawal ruang partisipasi dalam penyelenggaraan negara agar lebih responsif kepada kebutuhan dan persoalan masyarakat. Oleh karena itu secara terus menerus mengembangkan metode dan fasilitasi dialog multipihak untuk perluasan  partisipasi  dan  tata  kelola  pemerintahan  yang  lebih  baik. Mengantisipasi  lingkungan strategis yang dinamis, JEMARI Sakato mengembangkan nilai organisasi belajar yang meliputi; shared vision, team learning, mental model, personal mastery and system thinking. Pengelolaan pekerjaan oleh JEMARI Sakato mengandalkan 4 (empat) kompetensi yang dimiliki.

Tanpa merubah visi dan kompetensi JEMARI Sakato, lembaga ini melakukan penyesuaian terhadap perubahan lingkungan strategis yang cepat. Tren penyesuaian pendekatan dan isu tersebut setidaknya terjadi lima tahun sekali. Pada lima tahun awal (2004-2009), lembaga ini lebih fokus pada perbaikan tata kelola lembaga dan kegiatannya fokus pada riset dan monitoring pelayanan. Pada lima tahun kedua (2009-2014), telah mulai memasukan Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Masyarakat, Pembangunan Inklusif dan Adaptasi Perubahan Iklim kedalam Rencana Strategis, sehingga beberapa kegiatan juga menyesuaikan. Dan pada lima tahun ketiga (2014-2019) tetap fokus pada perluasan partisisipasi, dan kemudian terus melakukan advokasi berbasis bukti pada level desa, kabupaten/kota dan provinsi. Selain itu mengembangkan pendekatan pembangunan yang lebih inklusif, akuntabel dan transparan, pengembangan jejaring dan optimalisasi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

Merujuk pada phase perkembangan lembaga, setidaknya hal hal berikut menjadi faktor yang berpengaruh pada kinerja lembaga, antara lain;

  1. Merespon Kebutuhan dan Persoalan Daerah untuk Beradaptasi dengan Perubahan Iklim. Potensi risiko bencana dan perubahan iklim, seperti gempa dan tsunami, banjir serta longsor memberikan dampak pada keberlanjutan kehidupan dan mata pencaharia penduduk. Kasus gempa 30 September 2009 di Sumatra Barat misalnya, turut berkontribusi pada mekanisme kerja lembaga JEMARI Sakato yang menyesuaikan dengan kebutuhan setempat. Kondisi ini  berdampak pada perubahan struktur, penyesuaian isu dan mitra.

  2. Komitmen   Global   untuk   Pembangunan   Berkelanjutan. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals, SDGs) yang telah disahkan oleh PBB mengamanahkan 17 tujuan SDGs yang terdiri dari: tidak adanya kemiskinan; bebas dari kelaparan; sehat dan sentosa; pendidikan berkualitas; persamaan gender; air bersih dan sanitasi; energi bersih dan terjangkau; pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi; industri, inovasi dan infrastruktur; berkurangnya ketimpangan; kota dan komunitas berkelanjutan; konsumsi dan produksi yang bertanggung  jawab;  perubahan  iklim  ditangani; sumberdaya laut  dipelihara;  ekosistem darat dipelihara; perdamaian, keadilan dan lembaga yang efektif; serta adanya kerjasama global.

  3. Kebijakan  Lokal  dan  Nasional   yang  berdampak  langsung  pada  sistem  pengelolaan perencanaan, penggaran daerah dan pelayanan publik. Berhubung JEMARI Sakato sangat fokus pada aspek tata kelola pemerintahan daerah. Oleh karena itu perubahan regulasi tentang Pemerintahan Daerah, termasuk juga regulasi Pemilu, dan regulasi tentang Desa akan berdampak langsung pada mitra JEMARI Sakato di daerah dan desa.

  4. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Kecendrungan yang meningkat pada penggunaan teknologi membuat JEMARI Sakato juga harus menyesuaikan dengan kondisi tersebut. Beberapa program kerjasama yang melibatkan JEMARI Sakato telah mulai diperkaya dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

II. Penguasaan Metode 

Tim JEMARI Sakato terbiasa menggunakan pendekatan Appreciative Inquiry, penggunaan metode penyusunan kegiatan dan monitoring yang partisipatif, seperti; TOP (ORIK, Participatory Workshop, Action Plan), Participatory Rapid Appraisal (PRA), Ziel Orientirte Projekt Planung (ZOPP), Cornerstone, Bisnis Canvas Model, Balanced Score Card, Fish bone. Dalam penyusunan rencana strategis dan monitoring/evaluasi juga sangat mahir dalam penggunaan metode Scenario Planning, Participatory Monitioring and evaluation (PME), Citiizen Report Card (CRC),  Community Score Card (CSC), Mapping GIS, dan lain-lain.

III. Keunikan 

Keunikan dari lembaga JEMARI Sakato adalah :

  1. Mampu memaduserasikan inisiatif dan potensi sumber daya lokal dengan program terobosan yang difasilitasi pemerintah, swasta dan organisasi swadaya untuk kesiapsiagaan, kemandirian dan ketangguhan komunitas,

  2. Terbiasa mengintegrasikan pembelajaran klasikal dengan labor lapangan yang berkontribusi langsung pada pemenuhan indikator kinerja,

  3. Mengoptimalkan kemampuan yang ada dari daerah program untuk bisa menjadi mentor untuk keberlanjutan dan pengembangan selanjutnya,

  4. Menggunakan metode pembelajaran terkini, dilengkapi dengan penggunaan aplikasi berbasis GIS dan Teknologi Informasi dan Berorientsi kemandirian dan Keberlanjutan,

  5. Terbiasa berkolaborasi dengan pihak pemerintah, komunitas dan sektor swasta untuk membangun jejaring yang lebih produktif.

IV. Komponen Lembaga 

Secara kelembagaan Terdapat 4 komponen kelembagaan yang menjadi kekuatan JEMARI Sakato yaitu; Musyawarah Besar Aktivis (MUBA) JEMARI Sakato yang dilaksanakan tiga tahun sekali, Dewan JEMARI Sakato, Pengurus Harian dan Aktivis JEMARI Sakato. MUBA Sakato adalah forum yang demokratis dan merupakan kelembagaan tertinggi yang memiliki wewenang untuk menerima atau menolak laporan pertanggung-jawaban dari pengurus, menyusun dan mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) JEMARI Sakato, menetapkan dan mengukuhkan anggota Dewan JEMARI Sakato serta merumuskan dan mengesahkan kebijakan dasar lembaga seperti Rencana Strategis.

Dewan JEMARI Sakato merupakan perwakilan dari aktifis JEMARI Sakato, yang memiliki hak dan kewajiban dalam memilih dan menetapkan Direktur Eksekutif selaku ketua pengurus harian, menetapkan kelengkapan Pengurus Harian, membuat keputusan-keputusan strategis, melakukan monitoring dan evaluasi internal melalui rapat Dewan JEMARI Sakato, serta menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada MUBA Sakato.

Sedangkan Pengurus Harian adalah pengelola JEMARI Sakato, yang terdiri dari Direktur Eksekutif, Sekretaris Eksekutif dan Finance Manager. Struktur ini didukung dan dibantu oleh   tim kerja yang bergerakk dalam Pengembangan Program, pengembangan Advokasi dan Jaringan, Pengembangan Media dan Teknologi serta Penelitian dan Pengembangan (Litbang).

Selain itu, di JEMARI Sakato juga terdapat Aktifis yang merupakan individu yang yang beraktifitas dan memiliki komitmen, kepedulian, serta berupaya untuk mendorong perluasan partisipasi, Transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan negara.

 

 

V. Pengalaman Lembaga 

Berikut pengalaman lembaga berdasarkan kompetensi :

  1. Riset Aksi dan Fasilitasi Menuju Tata Pemerintahan yang Lebih baik (termasuk advokasi perencanaan dan penganggaran daerah yang terintegrasi)

    1. Pembuatan Pengambilan Keputusan berbasis Teknologi Informasi 2019

    2. Pembuatan Sistim Infomasi Masyarakat Miskin Kota Padang Panjang 2019

    3. Survei Kebutuhan Masyarakat Untuk Kebutuhan Pembangunan Agam (Masukan untuk Penyusunan Pembangunan Agam (Masukan untuk Penyusunan Rancangan Teknokratik RPJMD Kab. Agam 2020-2025)

    4. Pembuatan Sistim Update Masyarakat Miskin Kota Solok 2018 (Web dan App)
      Survey penyusunan Peta Tata Ruang Nagari/Desa partisipatif berbasis GIS 2018 di 5 Nagari di Kabupaten Agam

    5. Pelatihan dan penguatan untuk program Metode Participatory Rural Appraisal (PRA) jurusan Sosiologi STKIP PGRI Sumatera Barat - Maret 2018

    6. Penguatan pemerintah Nagari / desa dalam mendorong kemandirian nagari (Penguatan perencanaan dan proses penganggaran) 2017-2018

    7. Survey penyusunan master plan nagari/desa (Master plan/RTRW nagari/Desa) partisipatif berbasis GIS 2017 di 6 Nagari di Kabupaten Agam

    8. Pembuatan WebNagari di Kecamatan Tanjung Mutiara Kab. Agam 2017

    9. Pembuatan Digital Web Knowledge Hub OXFAM – JEMARI Sakato 2017

    10. Fasilitasi pendirian Badan usaha milik Nagari/Desa di 10 Nagari/Desa

    11. Fasilitasi Penyusunan Rencana Strategis Rumah Sakit Umum Daerah Kota Pariaman November 2015- Januari 2016

    12. Survey Standar Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Pariaman Desember 2015

    13. Program  Membangun  Ketahanan  Masyarakat  Terhadap  Bencana  dan  Perubahan  Iklim kerjasama dengan Oxfam di Kabupaten Agam 2012-2013

    14. Training dan Sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana Untuk Siswa/i Sekolah Luar biasa di Kota Padang, Bulan Desember 2012

    15. TOT Pengintegrasian PRB Kedalam Kurikulum Sekolah. Kerjasama Dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumbar tahun 2011

    16. Program Inisiasi Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Masyarakat Terkait Pengelolaan Air di Saat Bencana Kerjasama. Kerjasama Mercy Corps-ITT Water tahun 2011

    17. Program  Pengurangan  Resiko  Bencana  berbasis  Komunitas  (PRBBK)  kerjasama  dengan SCDRR-UNDP 2010-2011 − Community Based Disaster and Local Government

    18. Capacity Building (Program PREPARE Sumbar)  Kerjasama dengan  MERCYCorp dengan  dukungan pembiayaan dari DIPECHO – Uni Eropa 2010-2011.

    19. Program pengintegrasian pengurangan resiko bencana dan adaptasi perubahan iklim kedalam penghidupan berkelanjutan. Kerjasama SCDRR-UNDP tahun 2011 − Vulnerability and Capacity Assessment (VCA) di Kota Padang, Pesisir Selatan dan Padang Pariaman. Kerjasama dengan MercyCorps-UKAid 2010.

    20. Survey  Linkage  antara  UKM,  Pemda  dan  Universitas  di  Kota  Padang,  Sumatera  Barat - Kerjasama dengan CESS – JICA (September 2005)

    21. Survey Peta konstituen Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sumatera Barat (Juli – September 2005), kerjasama dengan IFES (International Foundation Election System)

    22. Assessment LG AMP (Local Government Activity Mapping Protocol), untuk program LGSP (Local Government Support Program) di Sumatera Barat, (Juli – Agustus 2005), kerjasama dengan USAID – RTI – LGSP

  2. Advokasi Kebijakan & Anggaran yang Berkeadilan

    1. Pendampingan program penurunan Angka kematian Ibu dan bayi baru lahir berbasis Nagari Siaga (Sibangga)

    2. Pelatihan kelompok masyarakat tentang Perencanaan dan penganggaran yang terntegrasi serta Advokasi anggaran yang berkeadilan. JEMARI Sakato-Save the children-PemKab Limapuluh Kota) 2018

    3. Pelatihan Advokasi untuk mendorong pengalokasian anggaran untuk perlindungan terhadap perempuan korban kekerasan. Kerjasama dengan Nurani Perempuan-Women Crisis Center. Kota Padang. 2017

    4. Pelatihan perencanaan dan penganggaran untuk PRB (CDSP-AIFDR) 2012 –
      Penguatan kapasitas anggota DPRD untuk analisa anggaran (Sistem Informasi Analisa Anggaran daerah- SIMRANDA), USAID 2009 dan 2012

    5. Analisa Anggaran untuk DPRD Kota Padang dan Penguatan Kapasitas Sekretariat DPRD Kota Padang-APBD Kota Padang 2010-2011 –
      Analisa Anggaran dan Penguatan Kapasitas Sekretariat DPRK Kabupaten Aceh Utara 2010-
      2011

    6. Advokasi hasil hasil VCA untuk Kota Padang, Pesisir selatan, dan Padang Pariaman. Kerjasama dengan MercyCorps-UKAid 2010.

    7. Integrasi hasil VCA kedalam Perencanaan dan Penganggaran Daerah untuk Kota Padang, Pesisir selatan, dan Padang Pariaman. Kerjasama dengan MercyCorpsUKAid 2010

    8. Integrasi  hasil  VCA  ke  dalam  Perencanaan  dan  Penganggaran  Provinsi  Sumatera  Barat. Kerjasama dengan MercyCorps-UKAid 2010

    9. Pelembagan Provincial Spatial Information Center (PSIC) 2005 dan 2006

  3. Monitoring dan evaluasi program /kebijakan bagi Perbaikan Pelayanan Publik

    1. Monitoring Pelayanan Publik Evaluasi Implementasi RPJMD Kab Agam 2016-201 Metode Citizen Report Card (CRC) 2018

    2. Citizen Report Card-kartu penilaian Warga. Survey Kepuasan Masyarakat terhadap kinerja Bupati dan wakil Bupati Agam dalam pelaksanaan 2 tahun Implementasi RPJM Kabupaten 2016-2021). Kabupaten Agam. 2018

    3. Survey Pemetaan wilayah potensi ekonomi Kelompok usaha dampingan program Gugah Nurani Indonesia (GNI) Sumatera Barat 2018

    4. Lokakarya Kemitraan Kelompok Usaha Bersama Ekonomi Kenagarian Canduang Koto laweh dengan pemerintah kabupaten Agam serta lembaga Keuangan 2011

    5. Endline Survey Program Save the Children dalam Pengurangan Resiko BencanaSave the Children, Save The Children, Desember-Februari 2011

    6. Monitoring Pelayanan Publik Sektor Pendidikan dan Pertanian Kota Padang Panjang dengan Metode Citizen Report Card (CRC) 2007 dan 2009

  4. Pengembangan Metodologi Fasilitasi yang Efektif, Interaktif dan Partisipatif

    1. Tim Building PT. LG Electronics Cabang Padang, Desember 2012

    2. Tim Building SMAN 1 Padang, Desember 2012 –

    3. Pelatihan Kader PNPM Kabupaten Solok, tahun 2012 –

    4. Pelatihan Kader Jorong PNPM Kabupaten 50 Kota , tahun 2012

    5. Pelatihan UPK PNPM Kabupaten 50 Kota , tahun 2012 –

    6. Workshop Interaktif membangun komitmen Pemilu Damai di Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman. Kerjasama dengan KPU Agam dan KPU Kab. Pasaman 2010 –

    7. Team Building Bagi Universitas, Pemerintah Daerah, DPRD, KPU,dll. –

    8. Pelatihan Penyusunan Rencana Kerja (RKPD) − Pelatihan Advokasi Musrenbang Kota Solok

    9. Pelatihan Metodologi Partisipatif Guru/Dosen (2007) –

    10. Penyusunan PERDA Penanggulangan Bencana di Kab Agam -

    11. Pelatihan Sekolah Cerdas Bencana Kota Padang 2018 -