Membangun Ketangguhan UMKM Terhadap Ancaman Bencana Dan Perubahan Iklim Di Kabupaten/Kota Bima

Ancaman bencana di suatu kawasan akan berdampak kepada banyak pihak termasuk UMKM, meskipun dengan tingkat yang berbeda-beda. Analisa pengurangan kerugian ekonomi dan penderitaan manusia melalui intervensi Manajemen Risiko Bencana Berbasis Masyarakat (CBDRM) untuk pelaku UMKM menggunakan metode Analisis Dampak Bisnis / Business Impack Analisis (BIA) dan Rencana Keberlanjutan Usaha (RKU) sebagai bagian untuk membangun ketangguhan dan keberlanjutan UMKM dengan mempertimbangkan ancaman bencana.

Sebagai Lead Knowledge Hub, JEMARI Sakato memastikan adanya manajamen pengetahuan dan tatakelola informasi dalam membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana alam dan perubahan iklim. Selama tiga hari kedepan bersama mitra di Bima - LP2DER, JEMARI Sakato melakukan Asistensi penyusunan BIA dan BCP untuk UMKM di Kota Bima dan Kabupaten Bima. Praktik baik program ketangguhan UMKM di Kabupaten Agam mjd salah satu hal pendukung dalam penyusunan BIA dan BCP untuk UMKM di Bima. Hari ini (11/12), diskusi mengenai pemetaan potensi dan konsep ketangguhan UMKM.