yasni

Tangan yang tak berdaya diangkat keatas seolah mengharapkan sebuah kebahagian dari yang Maha Kuasa, lalu perlahan tangan tersebut mengusapkan raut wajah yang berlinang air mata. Sebuah doa pengharapan seorang ibu di sebuah desa nagari Tiku Selatan, “Malimpah-Limpah Lah Rajaki” sedikit kata yang mampu menggambarkan kehidupan pilu seorang janda bernama Yasni.

Selain harus menghidupi keempat orang anaknya, Yasni juga harus merawat saudara perempuannya yang sedang sakit-sakitan dan juga merwat ibunya tercinta. Jikalau suaminya masih berada disisinya mungkin nasibnya tidak begitu memilukan, namun apa boleh buat semua adalah kehendakNya dan karena itu Yasni selalu ingin memberikan yang terbaik bagi keluarganya.

Onde-onde, makanan berwarna hijau berbentuk bulat kecil berisikan gula merah yang mencair dimulut ketika kita memakannya, ditambah butiran kelapa yang menambah rasa gurih si onde-onde. Selain itu, kripik ubi juga menemani onde-onde dagangannya. Ya, hanya itu kepandaiannya yang mungkin bisa ia harapkan.
Onde-onde dan kripik ubi adalah perantara rezeki seorang Yasni. Kesehariannya menjajakan kue ini kesetiap orang yang ia temui dijalan.

Ribuan meter bahkan sampai berkilo-kilo meter jarak yang harus ditempuh Yasni untuk mendapatkan segelintir harapan untuk keberlangsungan keluarganya. Tidak ada kata menyerah dalam dirinya, semua ikhlas ia lakukan tanpa mengeluh. Dan untuk itu JEMARI Sakato berharap dengan sedikit kontribusi kami terhadap ibu yasni, semoga betul-betul harapannya semula bisa terwujud yakni reski yang melimpah-limpah.(delly ferdian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *