Banyak yang percaya bahwa tidak mudah untuk mencapai sebuah kesepakatan, karena terkadang banyak yang pihak tidak dapat menerima apabila terjadi benturan (clash). Padahal sejatinya ketika terjadi benturan, bukan berarti ada pihak yang salah dan ada yang benar. Namun dalam konteks demokrasi, benturan tersebut adalah bagian dari proses pendewasaan diri. Sederhananya benturan merupakan ujian pendewasaan diri seseorang sehingga dapat menahan kepentingan pribadi, lebih menekankan nilai toleransi, dan pada akhirnya konsensus pun didapat.

Jalan terjal menuju sebuah kesepakatan pun tidak mudah, banyak proses yang harus dilalui. Oleh karena itu, untuk menjalani proses tersebut perlu adanya konsolidasi. Dengan konsolidasi, diharapkan akan terjalin romantisme antar generasi. Pentingnya sebuah konsolidasi, membuat JEMARI Sakato rutin melakukan kegiatan tersebut demi kepentingan kelembagaan.

JEMARI Sakato yang telah didirikan sejak 2004 ini, adalah lembaga swadaya masyarakat yang telah malang melintang di dunia sosial kemasyarakatan. Berbagai pengalaman kerja yang telah dilakukan aktifis-aktifis senior, membuat JEMARI Sakato yang kini di komandoi oleh Khairul Fahmi sebagai salah satu aktifis muda JEMARI Sakato terdorong untuk saling berbagi pengalaman.

17392996_10207073028818840_113393491_n

Aktifis senior berbagi pengalaman terkait keilmuan dan gaya fasilitasi efektif yang selama ini menjadi keunggulan lembaga, dan aktifis muda memberikan gambaran pencapaian dan target ke depan. Ketika duduk bersama, maka permasalahan pun dengan mudah dapat dipecahkan. Begitulah kiranya filosofis makna dari kata JEMARI, jika jari saja maka tentu tidak akan kuat untuk menopang berbagai beban, namun jika “JEMARI” yang artinya banyak jari, maka akan lebih mempunyai daya gedor yang lebih kuat. Sederhananya JEMARI Sakato menekankan gerakan “Kolektif”, bekerja bersama adalah cara JEMARI Sakato untuk menyelesaikan permasalahan.

Dalam konsolidasi lintas program dan lintas generasi yang dilaksanakan JEMARI Sakato di Sukarami Kabupaten Solok 17-18 Maret yang lalu. Para aktifits berdikusi terkait kapasitas yang dimiliki JEMARI Sakato dan ruang lingkup kerja JEMARI Sakato. Persoalan Kemandirian Desa/Nagari, Analisis Anggaran, Perencanaan dan Pengganggaran Daerah, dan Pelayanan Publik dikuliti bersama. Dalam hal ini penggiat sosial JEMARI Sakato unjuk kebolehan untuk memaparkan pengetahuannya terkait diskusi dengan tema tersebut, semua untuk kembali menyegarkan kemampuan analisis aktifis JEMARI Sakato secara umum, yang tentunya sangat bermanfaat dalam menunjang aktifitas kelembagaan.

JEMARI Sakato sadar akan pentingnya sebuah proses konsolidasi. Begitu pentingnya sebuah konsolidasi, agar JEMARI tetap berdiri. Dari generasi ke generasi, ilmu tidak boleh berhenti. Peduli akan regenerasi, agar JEMARI tetap bersih. Bersih dari kepentingan-kepentingan yang tidak berpihak kepada masyarakat. Karena kami JEMARI Sakato hadir untuk membuat masyarakat menjadi lebih baik. “For Better Society”

14678018_10205924318781807_1810828647_o
Oleh : Delly Ferdian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *